hukuman hudud


hukuman hudud adalah hukuman yang mana ganjaran hukuman bagi pelaku kejahatan telah di tentukan di dalam nash atau Al-Qur’an.

contoh nya dalam zina, peminum khamar, pencurian

1. zina

zina adalah hubungan kelamin antara pasangan yang bukan muhrimnya. hukumannya terdapat didalam Al-Qur’an surat an-nur ayat 2

“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman.

dalam hal ini para fuqaha membagi zina ini kedalam dua macam yaitu :

a. orang yang berzina yang salah satunya terikat tali perkawinan. maka hukuman buatnya adalah dera seratus kali dan dirajam.

b. perjaka dan perawan yang berzina. maka hukumannya adalah dera seratus kali saja tanpa dirajam.

2. peminum khamar

khamar adalah suatu zat yang didalam nya terdapat unsur yang memabukkan dan membut seseorang kehilangan akan berfikir.

dalam penetapan hukumannya para ulama berbeda pendapat.

1. Jumhur fuqoha

Jumhur ulama sepakat bahwa peminum khamar yang memenuhi syarat untuk dihukum, maka bentuk hukumannya adalah dicambuk sebanyak 80 kali.

Pendapat mereka didasarkan kepada perkataan Sayyidina Ali ra.,

“Bila seseroang minum khamar maka akan mabuk. Bila mabuk maka meracau. Bila meracau maka tidak ingat. Dan hukumannya adalah 80 kali cambuk. (HR. Ad-Daruquthuni, Malik).

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Ali ra. berkata,

“Rasulullah SAW mencambuk peminum khamar sebanyak 40 kali. Abu bakar juga 40 kali. Sedangkan Utsman 80 kali. Kesemuanya adalah sunnah. Tapi yang ini (80 kali) lebih aku sukai”. (HR. Muslim).

2. Imam Asy-Syafi`i ra.

Sedangkan Imam Asy-Syafi`i ra. berpendapat bahwa hukumannya adalah cambuk sebanyak 40 kali.

Dari Anas ra. berkata bahwa Rasulullah SAW mencambuk kasus minum khamar dengan pelepah dan sandal sebanyak 40 kali”. HR. Bukhari, Muslim, Tirmizy, Abu Daud).

3. pencurian

mencuri adalah mengambil harta/benda orang lain secara diam-diam untuk dimiliki.

hukuman bagi pencuri terdapat dalam Al-qur’an surat Al-maidah ayat 38

“Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.

dalam pelaksanaannya para fuqaha menetapkan bahwa apabila di mencuri satu kali maka potong pergelangan tangan kanan, apabila dia mencuri lagi maka potong kaki kirinya, dan bila masih mencuri maka di potong pergelangan tangan kirinya, dan masih mencuri juga maka potong kaki kanan nya, dan apabila masih bisa juga dia mencuri maka dipenjarakan dia sampai dia benar-benar taubat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s